• Jum. Apr 10th, 2026

tvkabarnasional.com

Jendela Informasi Berita Terkini

Pro Kontra Program MBG (Makan Bergizi Gratis) Di Kalangan Masyarakat Indonesia Saat Ini

ByIdarukmana(Redaksi)

Mar 27, 2026
JAKARTA // tvkabarnasional.comBerita Terkini :
_ Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu pro-kontra terkait efektivitas dan tata kelolanya. Pro mendukung karena meningkatkan gizi anak, membantu ekonomi lokal, dan membuka lapangan kerja. Kontra menyoroti risiko pemborosan anggaran, potensi korupsi, dan perlunya fokus pada keluarga miskin, bukan merata.
Juma’ar (27/03/2026).
Berikut adalah jabaran pro dan kontra program MBG:
Pro (Dukungan dan Manfaat)
  • Perbaikan Gizi & SDM: Meningkatkan asupan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan balita, yang krusial untuk mencegah stunting.
  • Dampak Ekonomi Lokal: Memberdayakan UMKM dan petani lokal sebagai penyedia bahan baku di Sentra Penyediaan Pangan Gizi (SPPG).
  • Lapangan Kerja Baru: Menciptakan lapangan kerja bagi petugas pengolah makanan, distribusi, dan kebersihan.
  • Meringankan Beban Ekonomi: Membantu keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan makan bergizi anak

 

Ket : (Ilustrasi:Pro Kontra Program MBG RI.)

 

Kontra (Kritik dan Kekhawatiran)
  • Tata Kelola & Anggaran: Risiko pemborosan anggaran besar (Rp71 triliun di 2025) jika tidak dikelola dengan transparan dan efisien.
  • Risiko Penyimpangan: Kekhawatiran akan adanya manipulasi kualitas bahan pangan atau korupsi (dugaan “Maling Berkedok Gizi”).
  • Efektivitas Sasaran: Dianggap lebih baik difokuskan pada anak keluarga miskin daripada disamaratakan.
  • Logistik dan Kualitas: Masalah pada distribusi dan kualitas makanan yang perlu disesuaikan dengan selera anak.
Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan evaluasi, termasuk menghentikan sementara SPPG yang tidak memenuhi standar, untuk memastikan program ini berjalan efektif.
Penulis  :  Idar
Editor  :  S.Wahyudi

By Idarukmana(Redaksi)

Jendela Informasi Berita Terkini