Jakarta//tvkabarnasional.com – Berita Terkini :
_ Gejola gelombang perekonomian di indonesia semakin bergejolak dengan nilai tukar Rupiah Dengan USD 18.000 ” membuat masyarakat ekonomi menengah ke bawah semakin menjerit dalam jalani kehidupan sehari – hari ” Faktanya.Selasa (9/06/2026).
_ RS (36)Thn , Ia katakan memang keada’an ekonomi seseorang tidak selalu stabil pak,seperti air mengalir yang selalu lancar sedangkan data pemerintahan yang selama ini di lakukan per lima tahun sekali baru lakukan sensus penduduk , sedangkan pergerakan ekonomi adalah per tahun sekali atau dua tahu sekali sudah ada perubahan”Tuturnya.
_ faktanya kesejahtera’an ekonomi di indonesia belum merata sampai saat ini tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia pada paruh pertama tahun 2026 berada di angka 4,68 persen, atau setara dengan 7,24 juta orang. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran ini turun sebanyak 35 ribu orang dibandingkan periode sebelumnya.

_ Jumlah Angkatan Kerja: Sebanyak 154,91 juta orang.
_ Penduduk Bekerja: Mencapai 147,67 juta orang.
_ Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK): Sebesar 70,56 persen.
_ Rata-rata Upah Buruh: Berada di angka Rp3,29 juta per bulan.
” Pada intinya perlunya sensus perputara’an perekonomian penduduk di indonesia harus terupdate per – Tahun sekali atau perdua Tahun sekali, Agar terlihat adanya perputara’an ekonomi yang stabil dan selalu terpantau oleh pemerintah pusat ke daerah – daerah pelosok dan terpencil.
Penulis : Idar
Editor : Alfin AJ






