KABUPATEN SLEMAN //tvkabarnasional.com- Berita Terkini :
_ Sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya inovasi sejak dini, pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali menggelar kompetisi kreativas dan inovasi Kreanova Sembada. Ajang tersebut menyasar Sekolah Pertama Pertama (SMP) dan sederajat, khususnya di wilayah Kabupaten Sleman.
” Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Bappeda Kabupaten Sleman, Nunuk Hartanti, saat beri keterangan kepada awak media Selasa 11 November 2025. Ia menjelaskan Kreanova Sembada merupakan kompetisi untuk memacu kreativitas dan inovasi pelajar melalui penciptaan, adopsi, dan modifikasi inovasi. Melalui kompetisi ini, pihaknya berupaya untuk menumbuhkan budaya inovasi sejak dini.
_ Lanjut, Nanuk menyampaikan terselenggaranya kompetisi ini berlandasan pada Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sleman Nomor 8 Tahun 2022 tentang penyelenggaraan inovasi daerah.
“Di dalamnya di sebutkan bahwa pembinaan dan pengawasan terhadap penyelenggaraan inovasi daerah di lingkup pemerintah daerah, dapat dilakukan melalui kegiatan edukasi,” jelasnya.
_ Lomba Kreanova Sembada ini, merupakan salah satu bentuk edukasi untuk sekolah. Ini menunjukan bahwa pemerintah daerah itu, memberikan ruang kepada pelajar dan sekolah untuk ikut serta berinovasi da dalam masyarakat.

Nunuk Hartanti (Sekretaris Bappeda ,Sleman)
_ Lebih lanjut, ia menyampaikan terhadap beberapa tujuan dari kompetisi ini antara lain untuk memotivasi sekolah, guru, dan siswa untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi meningkatkan kemampuan siswa untuk berkreativitas dan berinovasi serta meningkatkan kualitas pendidikan.
” Memasuki tahun ketiga, kompetisi Kreanova Sembada 2025 mengusung tema ” Pelajar Berkreasi dan Berinovasi Mewujudkan Generasi Unggul yang Berbudaya ” tema ini selaras dengan visi Kabupaten Sleman.
” Pada misi pertama adalah meningkatkan pembangunan manusia yang produktif, berkualitas dan berkepribadian. Salah satunya yaitu, dengan lomba inovasi bagi pelajar untuk menciptakan SDM yang unggul,” ujarnya menambahkan.
_ Tahun ini sebanyak 98 sekolah tingkat SMP dan sederajat mengikuti kompetisi tersebut, dari seluruh peserta akan dipilih eman tim terbaik berdasarkan aspek kebaruan inovasi, latar belakang dan manfaat, dampak sosial, serta keberlanjutan penerapan inovasi.
_ Dalam proses penjurian, Bappeda Kabupaten Sleman menggandeng Dinas Pendidikan dan kalangan akademisi yakni Universitas Gadjah Mada (UGM).
_Hasil kompetisi tahun ini masih dalam bentuk prototype, sehingga di perlukan kajian lebih lanjut untuk kedepannya,” tutup Nunuk.
Penulis : Jhoni
Editor : S.Wahyudi






